Pengaruh Latihan Plyometric Terhadap Peningkatan Power Tungkai Pemain Futsal Usia 16-18 Tahun di SMA Negri 5 Kota Bukittinggi
DOI:
https://doi.org/10.24036/ikeor.v4iNo.1.737Abstract
Abstrak
Permasalahan utama dalam Studi ini adalah kekurangan kekuatan tungkai pada pemain futsal di SMA Negeri 5 Kota Bukittinggi, yang menyebabkan masalah seperti akselerasi yang lambat, keseimbangan tubuh yang kurang stabil, serta tendangan yang lemah baik selama latihan maupun pertandingan. Salah satu pendekatan latihan yang diperkirakan ampuh untuk meningkatkan kekuatan tungkai adalah metode latihan plyometric. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak latihan Plyometric pada peningkatan kekuatan Power tungkai pemain futsal berusia 16 hingga 18 tahun di SMA Negeri 5 Kota Bukittinggi. Penelitian ini menerapkan pendekatan eksperimen semu dengan rancangan satu kelompok pretest-posttest. Jumlah populasi dalam studi ini mencapai 15 pemain. Teknik pemilihan sampel yaitu menggunakan total sampling, sehingga sampel terdiri dari 15 pemain futsal SMA Negeri 5 Kota Bukittinggi yang berusia antara 16 dan 18 tahun. Instrumen Penelitian ini adalah Standing Broad Jump. Analisis data dilakukan dengan uji-t pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan nilai t-hitung sebesar 6,618, yang lebih besar dari t-tabel 2,144, sehingga terbukti ada pengaruh yang bermakna. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan plyometric memberikan dampak positif terhadap peningkatan kekuatan tungkai pemain futsal berusia 16-18 tahun di SMA Negeri 5 Kota Bukittinggi..
Kata Kunci: latihan plyometric, power tungkai, futsal
The Effect of Plyometric Training in Improving Leg Endurance of Futsal Players Aged 16-18 Years at SMA Negeri 5 Bukittinggi
The main problem in this study was the lack of leg strength in futsal players at SMA Negeri 5 Kota Bukittinggi, which caused problems such as slow acceleration, unstable body balance, and weak kicks during both training and matches. One training approach that is considered effective for increasing leg strength is the plyometric training method. The purpose of this study was to analyze the impact of plyometric training on increasing the leg power of futsal players aged 16 to 18 years at SMA Negeri 5 Bukittingg City i. This study applied a quasi-experimental approach with a single group pretest-posttest design. The population in this study consisted of 15 players. The sampling technique used total sampling, so the sample consisted of 15 futsal players from SMA Negeri 5 Bukittinggi City aged between 16 and 18 years. The research instrument used was the Standing Broad Jump. Data analysis was performed using a t-test at a significance level of α = 0.05. The results showed a t-value of 6.618, which was greater than the t-table value of 2.144, thus proving a significant effect. Therefore, it can be concluded that plyometric training has a positive impact on increasing the leg strength of 16-18-year-old futsal players at SMA Negeri 5 Bukittinggi City.
Keywords:plyometric training, leg power, futsal

