Jurnal IKEOR
https://ikeor.ppj.unp.ac.id/index.php/ikeor
<p>Jurnal IKEOR adalah salah satu media publikasi ilmiah di bidang olahraga yang berkaitan dengan aspek Ilmu Olahraga, Pendidikan Jasmani, Fisiologi Olahraga, Gizi Olahraga,Biokimia Olahraga, Kebijakan Olahraga, Kesehatan Olahraga, Pariwisata dan Rekreasi. Publikasi Jurnal IKEOR bertujuan untuk memfasilitasi interaksi, diskusi dan update ide dari peneliti dan ilmuwan dalam bidang-bidang tersebut. Jurnal IKEOR. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Keolahragaan Departemen Kesehatan dan Rekreasi Universitas Negeri Padang</p>Program Studi Ilmu Keolahragaan Departemen Kesehatan dan Rekreasi Universitas Negeri Padangen-USJurnal IKEOR3026-2674ANALISIS KETERAMPILAN TEKNIK DASAR PEMAIN SEKOLAH SEPAKBOLA (SSB) SUNGAI ABANG KECAMATAN LUBUK ALUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
https://ikeor.ppj.unp.ac.id/index.php/ikeor/article/view/833
<p>Mhd. Faisal Maulana Rz<strong>.</strong> 2026<strong><em>.</em></strong> Analysis Of Basic Technical Skills Of Football School (Ssb) Players In Sungai Abang, Lubuk Alung District, Padang Pariaman Regency</p> <p> </p> <p><em>Abstract: This study focuses on the basic technical skills of Sungai Abang Football School (SSB) players in Lubuk Alung District, Padang Pariaman Regency. The purpose of this study was to determine the level of basic technical skills of Sungai Abang Football School (SSB) players in Lubuk Alung District, Padang Pariaman Regency, consisting of passing, dribbling, and shooting tests.</em></p> <p><em>This research employed a descriptive quantitative method. The instrument used in this study was a basic football technical ability test, which included passing and control, dribbling, and shooting. The subjects were all 42 athletes from Sungai Abang Football School (SSB) in Lubuk Alung District, Padang Pariaman Regency, while the sample size was 28 athletes determined using a purposive sampling technique. The research instrument used in this study was a basic football skills test consisting of passing, dribbling, and shooting.</em></p> <p><em>The results of the study indicate that the athletes' passing and control abilities are in the very poor category (64%), dribbling abilities are in the very poor category (43%), and shooting abilities are in the very poor category (64%). Based on the results of the study, it can be concluded that the basic technical skills of the athletes at Sungai Abang High School, Lubuk Alung District, Padang Pariaman Regency, are generally still in the low category. Therefore, a more focused, systematic, and sustainable training program is needed to improve the athletes' basic technical skills.</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: basic soccer techniques, passing and control, dribbling, shooting.</em></p>Mhd. Faisal Maulana. RzRidho Bahtrawilda welisAndri Gemaini
Copyright (c) 2026 Jurnal IKEOR
2026-07-202026-07-204No 310.24036/ikeor.v4iNo 3.833analisis teknik dasar dan komponen fisik dominan pemain futsal scout fc agam u-18
https://ikeor.ppj.unp.ac.id/index.php/ikeor/article/view/829
<p>Rendahnya teknik dasar (<em>Passing</em><em>, Shooting, dribbling </em>dan <em>Heading)</em> dan kondisi fisik (daya ledak, daya tahan dan Kelincahan) atlet futsal Scout FC pada saat latihan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis teknik dasar dan kondisi fisik dominan atlet futsal Scout Fc Agam u-18. Jenis penelitiannya yaitu penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dilapangan Grand Futsal Agam pada bulan Januari 2026. Populasi penelitian adalah seluruh atlet futsal Scout FC Agam U-18 dan teknik samplingnya yaitu <em>total sampling</em> sebanyak 15 orang. Instrumen penelitian tes pengukuran teknik dasar meliputi tes (<em>Passing </em><em>-Controlling</em>, <em>dribling</em>, <em>Shooting</em><em>, </em>dan <em>Heading) dan</em> tes daya ledak (<em>standing long jump</em>), tes daya tahan (lari 12 menit), tes kelincahan (<em>illionis Agility test</em>). Analisis data menggunakan <em>statistic descriptif</em>. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa analisis Teknik dasar atlet futsal Scout FC yang meliputi tes, <em>Passing </em><em>–Controlling</em> berada pada kategori cukup (40%), tes <em>dribbling</em> pada kategori cukup (47%), tes <em>Shooting</em> berada pada kategori cukup (67%), tes <em>Heading</em> berada pada kategori baik (40%). Selain itu kondisi Fisik atlet Futsal Scout fc yang meliputi tes, daya ledak berada pada kategori cukup (33%), daya tahan berada pada kategori kurang (46%) dan kelincahan berada pada kategori kurang (34%). Oleh karena itu teknik dan kondisi fisik atlet futsal Scout FC harus ditingkatkan.</p>dittia firmansahBafirmanIlhamAhmad Chaeroni
Copyright (c) 2026 Jurnal IKEOR
2026-07-172026-07-174No 310.24036/ikeor.v4iNo 3.829ANALISIS DAMPAK MAKANAN DAN MINUMAN KEKINIAN SERTA AKTIFITAS FISIK OLAHRAGA TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI KOTA PADANG
https://ikeor.ppj.unp.ac.id/index.php/ikeor/article/view/826
<p><strong>:</strong> Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara konsumsi makanan dan minuman kekinian serta aktivitas olahraga dengan kejadian obesitas pada remaja di Kota Padang. Pendekatan kuantitatif berdesain <em>cross-sectional</em> diterapkan terhadap 50 remaja yang dipilih melalui teknik <em>simple random sampling</em>. Data dikumpulkan menggunakan instrumen <em>Food Frequency Questionnaire</em> (FFQ), <em>International Physical Activity Questionnaire</em> (IPAQ), serta pengukuran langsung Indeks Massa Tubuh (IMT). Analisis data dilakukan menggunakan uji <em>Chi-Square</em> dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara asupan kuliner modern (<em>p</em>=0,021) maupun aktivitas fisik (<em>p</em>=0,043) dengan kejadian obesitas. Lebih lanjut, analisis regresi logistik mengonfirmasi bahwa konsumsi makanan dan minuman kekinian merupakan determinan yang paling dominan memengaruhi obesitas (<em>p</em>=0,015; OR=4,375). Studi ini menyimpulkan bahwa kebiasaan konsumsi pangan tren dan tingkat aktivitas fisik berkaitan dengan status obesitas remaja di Kota Padang, di mana pola konsumsi bertindak sebagai faktor yang paling berpengaruh.</p> <p><strong>Kata Kunci: Obesitas Remaja, Makanan Dan Minuman Kekinian, Aktivitas Fisik Olahraga</strong></p>infal mahendrawilda welisHastria EffendiLiza
Copyright (c) 2026 Jurnal IKEOR
2026-07-172026-07-174No 310.24036/ikeor.v4iNo 3.826Hubungan Lama Bermain E-Sport Terhadap Tingkat Kebugaran Fisik Mahasiswa Kesehatan Rekreasi Universitas Negeri Padang
https://ikeor.ppj.unp.ac.id/index.php/ikeor/article/view/838
<p>Perkembangan electronic sport (E-Sport) telah meningkatkan intensitas bermain game digital, khususnya di kalangan mahasiswa. Aktivitas bermain yang didominasi oleh perilaku sedentari diduga dapat memengaruhi tingkat kebugaran fisik apabila tidak diimbangi dengan aktivitas olahraga yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lama bermain E-Sport dengan tingkat kebugaran fisik mahasiswa Kesehatan Rekreasi Universitas Negeri Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 25 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data lama bermain E-Sport dikumpulkan menggunakan angket skala Guttman yang mencakup indikator durasi, frekuensi, dan intensitas bermain, sedangkan tingkat kebugaran fisik diukur menggunakan Cooper Test (lari 12 menit). Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, dan uji korelasi Spearman Rank dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor lama bermain E-Sport sebesar 15,40 dari skor maksimum 20, sedangkan rata-rata jarak tempuh Cooper Test sebesar 1700,80 meter yang termasuk dalam kategori kurang. Uji korelasi Spearman Rank menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0,211 dengan nilai signifikansi 0,310 (p>0,05), yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lama bermain E-Sport dengan tingkat kebugaran fisik mahasiswa. Dengan demikian, lama bermain E-Sport bukan merupakan faktor yang berhubungan secara signifikan dengan tingkat kebugaran fisik mahasiswa Kesehatan Rekreasi Universitas Negeri Padang, sehingga kebugaran fisik diduga lebih dipengaruhi oleh faktor lain, seperti aktivitas fisik, pola hidup, dan kebiasaan berolahraga.</p>Aidil rahmanDonal SafriantoAndri GemainiAnggun Permata SariDio Septiyan helmi
Copyright (c) 2026 Jurnal IKEOR
2026-07-212026-07-214No 310.24036/ikeor.v4iNo 3.838Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Ketebalanlemak Dan Indeks Massa Tubuh (IMT) Member Senam Nachatib Kota Padang
https://ikeor.ppj.unp.ac.id/index.php/ikeor/article/view/824
<p><strong><em>Abstrak: </em></strong>Penelitian ini diinisiasi oleh tingginya kadar lemak tubuh serta Indeks Massa Tubuh (IMT) di kalangan sebagian anggota Senam Nachatib di Kota Padang, yang berpotensi meningkatkan risiko munculnya beraneka macam masalah kesehatan. Salah satu strategi yang diterapkan untuk mengurangi penumpukan lemak tubuh dan memperbaiki keadaan gizi adalah dengan melakukan aktivasi fisik melalui senam aerobik low impact. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak senam aerobik low impact terhadap ketebalan lemak tubuh dan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada anggota Senam Nachatib di Kota Padang. Metodologi yang digunakan dalam studi ini adalah quasi-experiment dengan desain pretest-posttest satu kelompok. Sampel yang bersamaan juga menjadi populasi penelitian ini terdiri dari 12 individu berusia antara 30 hingga 50 tahun, yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan melalui program senam aerobik low impact selama enam minggu dengan intensitas latihan tiga kali dalam seminggu. Untuk analisis data diterapkan uji t- sampel berpasangan dengan batas signifikansi 0,05. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa aerobik low impact memiliki dampak yang signifikan terhadap ketebalan lemak tubuh,dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,010 < 0,05 dan t hitung 3,108 > t tabel 2,201, serta terhadap IMT dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,049 < 0,05 dan t hitung 2,217 > t tabel 2,201. Rata-rata ketebalan lemak tubuh menunjukkan penurunan sebesar 10,99%, sedangkan IMT menunjukkan penurunan sebesar 1,05%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa senam aerobik low impact memiliki dampak yang signifikan terhadap penurunan ketebalan lemak tubuh dan IMT pada peserta Senam Nachatib di Kota Padang.</p> <p> </p> <p>Kata Kunci: senam aerobik low impact, ketebalan lemak tubuh, indeks massa tubuh, IMT, komposisi tubuh.</p>Rohmatan RestriyanaDonal SafriantoAnggun Permata SariIlham
Copyright (c) 2026 Jurnal IKEOR
2026-07-162026-07-164No 310.24036/ikeor.v4iNo 3.824ANALISIS MOTIVASI BERLATIH ATLET FUTSAL GLORY PADANG
https://ikeor.ppj.unp.ac.id/index.php/ikeor/article/view/835
<p>Ryan Muharri<strong>.</strong> 2026<strong><em>.</em></strong> Analysis Of The Training Motivation Of Glory Padang Futsal Athletes</p> <p><strong><em>Abstract: </em></strong><em>The issue addressed in this study concerns the training motivation levels of Glory Padang futsal athletes. The study aims to determine these levels across three dimensions: intrinsic, extrinsic, and altruistic motivation.</em></p> <p><em>A descriptive quantitative research method was employed. The study population consisted of all 22 Glory Padang futsal athletes, and the entire group was selected as the sample using a total sampling technique. Data were collected via a questionnaire utilizing a Likert scale, and the analysis involved descriptive statistics using percentage calculations.</em></p> <p><em>The results indicate that the athletes' intrinsic and extrinsic motivation fell into the "moderate" category, while their altruistic motivation fell into the "good" category. Overall, it can be concluded that the training motivation of Glory Padang futsal athletes ranges from moderate to good. Consequently, sustained efforts by coaches, the club, and the athletes themselves are required to enhance training motivation, thereby enabling optimal development of the athletes' skills and performance.</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>—training motivation, futsal, intrinsic motivation, extrinsic motivation, self-actualization</em></p> <p><em> </em></p>Ryan MuharriRidho BahtraGusrilAhmad Chaeroni
Copyright (c) 2026 Jurnal IKEOR
2026-07-172026-07-174No 310.24036/ikeor.v4iNo 3.835ANALISIS KONSENTRASI BELAJAR DAN GERAK REFLEKS BERDASARKAN KEMAMPUAN MOTORIK PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR SDN 25 LUBUK LINTAH
https://ikeor.ppj.unp.ac.id/index.php/ikeor/article/view/830
<p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>Nur Atika Hasibuan.2026. Analisis Konsentrasi Belajar Dan </strong><strong>Ge</strong><strong>rak Refleks Berdasarkan Kemampuan Motorik Peserta Didik Sekolah Dasar SDN 25 Lubuk Lintah</strong></p> <p><strong> </strong></p> <p>Permasalahan pada penelitian ini yaitu variasi kemampuan motorik yang cukup signifikan antar peserta didik berdampak pada konsentrasi belajar di kelas dan kecepatan respons terhadap instruksi guru. Tujuannya yaitu untuk mengetahui tingkat konsentrasi belajar berdasarkan motorik siswa SDN 25 Lubuk Lintah dan refleks gerak ditinjau dari motorik siswa di SDN 25 Lubuk Lintah.</p> <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 25 Lubuk Lintah pada bulan Februari – Maret 2026. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik SDN 25 Lubuk Lintah yang berjumlah 147 orang dan sampel sebanyak 22 orang dengan teknik <em>purposive sampling.</em> Instrumen penelitian diantaranya <em>Grid Concentration Test</em>, <em>Ruler Drop Test</em> dan <em>Scott motor Ability</em>. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif.</p> <p>Hasil penelitian pada konsentrasi belajar berada pada kategori sedang (36,36%), gerak refleks berada pada kategori sangat cepat (63,64%) dan kemampuan motorik berada pada kategori kurang (40,91%). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kemampuan motorik peserta didik masih perlu dikembangkan melalui aktivitas fisik dan latihan gerak yang teratur guna mendukung konsentrasi belajar dan gerak refleks yang lebih baik.</p> <p> </p> <p><em>Kata Kunci: Konsentrasi Belajar, Gerak Refleks, Kemampuan Motorik</em></p>Nur Atika HasibuanGusrilAnton KomainiAhmad Chaeroni
Copyright (c) 2026 Jurnal IKEOR
2026-07-172026-07-174No 310.24036/ikeor.v4iNo 3.830Pengaruh latihan plyometric dengan metode sirkuit terhadap daya ledak otot tungkai dalam pencak silat
https://ikeor.ppj.unp.ac.id/index.php/ikeor/article/view/827
<p>Tujuan kajian yang disajikan yaitu menguasai alur pelaksanaan latihan <em>plyometric</em> dengan pendekatan sirkuit berkapasitas memperbaiki daya ledak otot tungkai para atlet pencak silat. Perihalnya berarti energi ledak otot tungkai mereka belum terletak pada tingkatan maksimal, yang mengakibatkan tendangan menjadi lemah, lambat, dan cenderung mudah dihalau oleh lawan. Riset ini bertabiat eksperimen semu yang dirancang dengan memecah partisipannya ke 2 grup; 1 grup diuji sebelum intervensi dan 1 lagi setelahnya. Dalam penelitian ini, terdapat 40 atlet dari Perguruan Tangkap Gulung Ular (PSTGU), terdiri dari 25 atlet perempuan dan 15 atlet laki-laki. Metode <em>sampling purposive</em> diterapkan untuk memilih dua puluh atlet, masing-masing sepuluh dari kelompok putra dan putri, berusia antara 14 dan 17 tahun. Mereka setelah itu dipecah ke dalam Kelompok kontrol serta kelompok eksperimen. Tes untuk penelitian ini menggunakan <em>jump vertical</em> dengan modifikasi berdasarkan rumus Nomogram Lewis. Pengujian normalitasnya berbasis <em>Shapiro-Wilk</em>, homogenitas berbasis <em>Levene,</em> serta T berpasangan juga disebut Parsial untuk pasangan—digunakan untuk menganalisis data. Menurut hasil penelitian, kelompok eksperimen menunjukkan kenaikan reratanya 39,5 sebelum pengujian ke 45,9 pasca pengujian, sementara kelompok kontrol hanya meningkat dari 39,0 sebelum pengujian hingga 41,4 setelahnya. Hasil dari uji t berpasangan memperlihatkan skor t hitungnya senilai 5,212 melebihi t tabelnya senilai 1,812, kemudian skor sig. senilai 0,000 (p) lebih rendah dari batasnya 0,05. Temuannya memberi indikasi latihan <em>plyometric</em> berbasis sirkuit membawa dampak untuk kenaikan kekuatan ledaknya otot tungkai dari para atlet terkhusus pencak silat dengan signifikan. </p>NofriantoSonya NelsonGusrilIlham
Copyright (c) 2026 Jurnal IKEOR
2026-07-172026-07-174No 310.24036/ikeor.v4iNo 3.827Tinjauan Keterampilan Tendangan T Atlet Pencak Silat Di Perguruan Satria Muda Indonesia Di Kota Padang
https://ikeor.ppj.unp.ac.id/index.php/ikeor/article/view/840
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik tendangan T atlet Pencak Silat Satria Muda Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian desrkiptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2026 di Gor agus salim Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah 40 atlet Pencak Silat Satria Muda Kota Padang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik <em>purposive sampling, </em>maka sampel dalam penelitian ini adalah 15 orang atlet putra. Instrument dalam penelitian ini menggunakan tes keterampilan tendangan T. Teknik analisis data mengguanakan analisis statistika deskriptif persentatif. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, maka didaptkan hasil keterampilan tendangan T atlet Pencak Silat Satria Muda Kota Padang pada rata-rata 3,86 berada pada kategori baik, dimana indikator posisi awal berada pada kategori baik, persiapan gerakan berada pada kategori cukup, eksekusi tendangan berada pada kategori baik, keseimbangan setelah tendangan berada pada kategori baik, arah dan ketepatan berada pada kategori baik, kecepatan gerak berada pada kategori baik, dan <em>follow throught</em> berada pada kategori baik.</p>zahwa andra ameyliaSonya NelsonHastria EffendiAnggun Permata Sari
Copyright (c) 2026 Jurnal IKEOR
2026-07-212026-07-214No 310.24036/ikeor.v4iNo 3.840Uji Validitas Tes Keterampilan Hoki Mengenai Passing, Dribbling, Dan Shooting
https://ikeor.ppj.unp.ac.id/index.php/ikeor/article/view/825
<p><em>This research was motivated by the need to re-examine the hockey skills test instrument developed by C. Sunderland, given that the instrument has been in use for a considerable period of time. Furthermore, modifications were made to the test instrument to simplify and implement it without compromising the essence of measuring basic skills, namely passing, dribbling, and shooting. This study aimed to determine the validity of the modified hockey skills test instrument. The method used was quantitative research with a validity testing technique using product-moment correlation. The analysis results showed that the calculated r value of 0.6 was greater than the table r value of 0.374 at a certain significance level. Based on these results, it can be concluded that the modified hockey skills test instrument is valid and suitable for use as a measurement tool for basic skills in hockey.</em></p>Ridho HabiibiiDonieRoma IrawanRomie Mardela
Copyright (c) 2026 Jurnal IKEOR
2026-07-172026-07-174No 310.24036/ikeor.v4iNo 3.825pengaruh latihan resistance band terhadap kecepatan tendangan mawashi geri atlet karate kumite inkanas duri riau
https://ikeor.ppj.unp.ac.id/index.php/ikeor/article/view/836
<p>Abstrak</p> <p>Penelitian ini dilakukan karena kemampuan kecepatan tendangan atlet masih belum</p> <p>optimal sehingga dibutuhkan ketepatan dalam pemilihan metode latihan agar meningkatkan</p> <p>performa tendangan mawashi geri. Penelitian ini dimaksudkan agar diketahui pengaruh latihan</p> <p>resistance band terhadap peningkatan kecepatan tendangan mawashi geri pada atlet kumite</p> <p>INKANAS Duri Riau. Penelitian ini berjenis eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain</p> <p>penelitian mempergunakan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah</p> <p>40 atlet karate INKANAS, sedangkan sampel penelitian berjumlah 10 atlet yang dipilih</p> <p>mempergunakan teknik puposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes kecepatan</p> <p>tendangan mawashi geri selama 30 detik. Pengumpulan data dilakukan melalui test awal</p> <p>(pretest),pemberian program latihan resistance band selama 16 kali pertemuan dan tes akhir</p> <p>(posttest). Teknik analisis data mempergunakan uji normalitas Shapiro-wilk dan uji hipotesis</p> <p>paired sample t-test. Temuan ini memperlihatkan bahwasanya latihan resistance band</p> <p>memperlihatkan secara signifikan pada peningkatan kecepatan tendangan Mawashi Geri atlet</p> <p>karate kumite INKANAS Duri Riau. Terbukti dengan hasil uji paired sample t-test yang</p> <p>memperlihatkan nilai Sig. < 0,001 (p < 0,05), sehingga hipotesis diterima. Kemudian, hasil posttest</p> <p>memperlihatkan peningkatan kemampuan tendangan, dengan seluruh atlet mencapai kategori</p> <p>sangat baik setelah mengikuti program latihan.</p>Dio alkautsarBafirmanSeptriDonal Safrianto
Copyright (c) 2026 Jurnal IKEOR
2026-07-172026-07-174No 310.24036/ikeor.v4iNo 3.836