https://ikeor.ppj.unp.ac.id/index.php/ikeor/issue/feedJurnal IKEOR2026-09-15T07:20:17+00:00Nugroho Susantonugrohosusanto@fik.unp.ac.idOpen Journal Systems<p>Jurnal IKEOR adalah salah satu media publikasi ilmiah di bidang olahraga yang berkaitan dengan aspek Ilmu Olahraga, Pendidikan Jasmani, Fisiologi Olahraga, Gizi Olahraga,Biokimia Olahraga, Kebijakan Olahraga, Kesehatan Olahraga, Pariwisata dan Rekreasi. Publikasi Jurnal IKEOR bertujuan untuk memfasilitasi interaksi, diskusi dan update ide dari peneliti dan ilmuwan dalam bidang-bidang tersebut. Jurnal IKEOR. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Keolahragaan Departemen Kesehatan dan Rekreasi Universitas Negeri Padang</p>https://ikeor.ppj.unp.ac.id/index.php/ikeor/article/view/816Tinjauan Tingkat Ketersediaan Fasilitas Olahraga Dan Tingkat Prestasi Atlet Bulutangkis Dan Bola Voli Di Kota Payakumbuh2026-06-22T06:10:51+00:00Elza oktavionaelzaoktaviona18@gmail.comSonya nelsonsonyanelson@fik.unp.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketersediaan fasilitas olahraga bulutangkis dan bola voli di Kota Payakumbuh ditinjau dari aspek jumlah, kualitas, aksesibilitas, dan pemeliharaan, serta untuk mengetahui tingkat prestasi atlet kedua cabang olahraga tersebut berdasarkan capaian kompetisi dalam lima tahun terakhir. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert lima poin dan observasi langsung ke lapangan. Sampel penelitian berjumlah 40 atlet aktif yang terdiri dari 20 atlet bulutangkis dan 20 atlet bola voli, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil observasi langsung menunjukkan bahwa dari enam lapangan bulutangkis indoor yang diukur, hanya GOR PBSI Payakumbuh yang memenuhi seluruh delapan aspek standar BWF/PBSI, sementara seluruh lapangan outdoor tidak memenuhi standar kompetisi. Pada cabang bola voli, seluruh lapangan indoor dan outdoor hanya memenuhi standar ukuran lapangan, sedangkan aspek tinggi net, permukaan lantai, pencahayaan, dan fasilitas penunjang belum terpenuhi. Hasil analisis deskriptif kuesioner menunjukkan variabel fasilitas bulutangkis memperoleh nilai rata-rata 102,20 (kategori baik) dan prestasi bulutangkis 82,75 (kategori baik), sedangkan fasilitas bola voli memperoleh nilai rata-rata 37,15 (kategori sedang) dan prestasi bola voli 29,70 (kategori sedang). Data prestasi kompetisi menunjukkan atlet Kota Payakumbuh aktif meraih prestasi di tingkat provinsi dan nasional pada periode 2020–2025. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun kondisi fasilitas belum sepenuhnya ideal, atlet tetap mampu meraih prestasi berkat motivasi tinggi dan dedikasi pelatih, namun peningkatan kualitas dan pemeliharaan fasilitas tetap diperlukan untuk mendukung pembinaan prestasi secara berkelanjutan</p>2026-10-19T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal IKEORhttps://ikeor.ppj.unp.ac.id/index.php/ikeor/article/view/861Analisis keterampilan smash pada permainan bola volly universitas negri padang2026-08-27T02:57:08+00:00Satria Rivaldisatriarivaldi803@gmail.comMuhammad Sazeli Rifkishaybalchanda@yahoo.comAhmad Chaeroniazizps@staff.uns.ac.idAriando Aristonazizps@staff.uns.ac.id<p class="docx_heading1">ABSTRAK</p> <p>Satria Rivaldi. 2026. Skripsi.“Analisis Keterampilan dan Kemampuan Smash pada Permainan Bola Voli Universitas Negeri Padang.”</p> <p>Pertandingan bola voli seringkali ditentukan oleh efektivitas smash, namun hasil observasi awal terhadap atlet bola voli Universitas Negeri Padang menunjukkan permasalahan yang berulang: pukulan smash atlet sering kali keras namun kurang terarah, sering keluar lapangan atau justru mudah diterima lawan, sehingga serangan gagal meskipun secara fisik atlet tampak cukup memadai. Kesenjangan antara kesiapan fisik yang tampak baik dengan hasil serangan yang belum optimal inilah yang melatarbelakangi penelitian ini, yang bertujuan untuk menganalisis keterampilan smash atlet ditinjau dari hasil tes ketepatan sasaran smash, serta mengkajinya dari komponen kondisi fisik pendukung, yaitu daya ledak otot tungkai.</p> <p>Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 16 orang atlet putra tim/klub bola voli, yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui tes ketepatan sasaran smash dan Vertical Jump Test, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif persentase.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan sasaran smash atlet secara umum masih rendah, dengan 50,00% atlet berada pada kategori kurang dan 37,50% pada kategori sangat kurang, sejalan dengan permasalahan yang ditemukan di lapangan. Sebaliknya, daya ledak otot tungkai atlet berada pada kategori yang lebih baik, dengan 33,34% atlet mencapai kategori baik hingga baik sekali. Temuan ini menegaskan bahwa kapasitas fisik atlet belum sepenuhnya termanfaatkan dalam eksekusi smash yang akurat, sehingga latihan teknik dan koordinasi perlu menjadi prioritas.</p> <p>Kata Kunci: keterampilan smash, ketepatan sasaran, power otot tungkai.</p> <p> </p> <p class="docx_tocheading"> </p>2026-09-15T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal IKEORhttps://ikeor.ppj.unp.ac.id/index.php/ikeor/article/view/866Hubungan Penggunaan Smartphone Dengan Aktivitas Fisik Remaja Di Nagari Pasir Binjai Kecamatan Silaut2026-09-07T04:18:57+00:00Alfian Rifaialfianrf79@gmail.comGusrilnugrohosusanto@fik.unp.ac.idMuhammad Sazeli Rifkinugrohosusanto@fik.unp.ac.idNugroho Susantonugrohosusanto@fik.unp.ac.id<p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini menyelidiki implikasi dari penggunaan smartphone yang tinggi, dan membahas bagaimana penggunaan perangkat yang berlebihan berkontribusi pada perilaku sedentari dan kurangnya aktivitas fisik harian di kalangan remaja di Nagari Pasir Binjai, Distrik Silaut. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meneliti korelasi antara penggunaan smartphone dan tingkat aktivitas fisik dalam kelompok ini. Dengan menggunakan desain deskriptif kuantitatif, penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel populasi total yang terdiri dari 105 responden remaja, dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur.</span></span></em></p> <p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Temuan empiris mengkonfirmasi adanya hubungan antara penggunaan smartphone dan aktivitas fisik remaja di Nagari Pasir Binjai, Distrik Silaut. Statistik deskriptif di antara 105 responden menunjukkan bahwa pemanfaatan smartphone sebagian besar bersifat moderat, dengan 44 peserta (41,9%), yang mencerminkan tingkat durasi dan intensitas penggunaan perangkat yang moderat setiap hari. Sejalan dengan itu, tingkat aktivitas fisik dalam kelompok tersebut juga cenderung ke kategori moderat, yang diwakili oleh 38 remaja (36,2%). </span></span></em> <em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Analisis bivariat mengungkapkan korelasi moderat antara pemanfaatan smartphone dan aktivitas fisik remaja ( </span></span></em> <em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">). Mengingat nilai signifikansi yang dihasilkan ( </span></span></em> <em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">) berada di bawah ambang batas yang telah ditentukan </span></span></em> <em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">, hipotesis nol ( </span></span></em> <em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">) ditolak dan digantikan oleh hipotesis alternatif ( </span></span></em> <em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">). Oleh karena itu, temuan ini mengkonfirmasi adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara penggunaan smartphone dan tingkat aktivitas fisik di kalangan remaja di Nagari Pasir Binjai, Distrik Silaut.</span></span></em></p> <p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya intensitas penggunaan smartphone yang berimplikasi pada rendahnya tingkat aktivitas fisik harian remaja di Nagari Pasir Binjai, Kecamatan Silaut. Secara spesifik, penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara pemanfaatan ponsel pintar dan tingkat aktivitas fisik remaja di wilayah tersebut. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling, penelitian ini melibatkan 105 responden serta memanfaatkan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data.</span></span></em></p> <p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Berdasarkan temuan penelitian, terbukti terdapat hubungan antara penggunaan smartphone dan aktivitas fisik remaja di Nagari Pasir Binjai, Kecamatan Silaut. Hasil analisis deskriptif terhadap 105 responden menunjukkan bahwa sebagian besar tingkat penggunaan smartphone berada pada kategori sedang, yakni sebanyak 44 remaja (41,9%), yang mengindikasikan intensitas dan durasi pemanfaatan smartphone yang moderat dalam keseharian. Sementara itu, tingkat aktivitas fisik subjek penelitian juga didominasi oleh kategori sedang, yaitu pada 38 remaja (36,2%). Analisis bivariat menunjukkan adanya korelasi yang berarti dengan kekuatan antara intensitas penggunaan smartphone dan aktivitas fisik remaja ( </span></span></em> <em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">; </span></span></em> <em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">). Berdasarkan nilai signifikansi yang berada di bawah taraf nyata </span></span></em> <em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> ( </span></span></em> <em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">), hipotesis nol ( </span></span></em> <em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">) ditolak dan hipotesis alternatif ( </span></span></em> <em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">) diterima. Dengan demikian, terbukti secara statistik terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan smartphone dan aktivitas fisik remaja di Nagari Pasir Binjai, Kecamatan Silaut.</span></span></em></p> <p> </p>2026-09-15T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal IKEOR