TINJAUAN KEMAMPUAN TEKNIK DASAR SEKOLAH SEPAKBOLA TUNAS INTI KOTA SUNGAI PENUH PROVINSI JAMBI 2026
DOI:
https://doi.org/10.24036/ikeor.v4iNo.1.738Keywords:
Sepak Bola, Teknik Dasar, Passing, Shooting, DribblingAbstract
Sepak bola merupakan jenis olahraga paling populer di seluruh dunia. Namun, saat ini siswa kurang memiliki pengetahuan tentang teknik dasar sepak bola, khususnya passing, dribbling, shooting, heading, dan kicking. Hal ini terlihat dari pendekatan mereka yang kurang serius dan sering ceroboh selama latihan sepak bola. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterampilan teknik dasar di Sekolah Sepak Bola Tunas Inti di Sungai Penuh. Metode: Dalam penelitian ini, metode pengambilan sampel diterapkan dengan menggunakan purposive sampling. Metode pemilihan ini didasarkan pada pertimbangan dan kriteria spesifik yang selaras dengan tujuan penelitian. Purposive sampling adalah prosedur non-probabilistik di mana sampel dipilih secara sengaja untuk memastikan relevansinya dengan fokus penelitian dan dengan demikian mempertahankan makna asli dari pengambilan sampel. Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian adalah 30 responden. Tes yang dilakukan meliputi passing, dribbling , dan shooting. Hasil: Secara keseluruhan, teknik passing belum optimal. Data menunjukkan bahwa mayoritas siswa 17 orang, atau (56,6%) termasuk dalam kategori "kurang". 9 siswa (30%) mencapai kategori "sedang", dan hanya 4 siswa (13,33%) yang menguasai teknik dengan kategori “baik”. Namun, analisis data dari 30 siswa SSB Tunas Inti Kota Sungai Penuh menunjukkan bahwa teknik dribbling dasar mereka secara umum sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan mayoritas siswa 17 orang, atau (56,67%) mencapai kategori "baik". Sebelas siswa (36,67%) berada pada kategori "sedang", dan 2 siswa (6,67%) yang masih berada dalam kategori "kurang". Hasil tes teknik shooting dari 30 siswa SSB Tunas Inti Kota Sungai Penuh menunjukkan bahwa akurasi mereka masih relatif rendah. Data menunjukkan bahwa mayoritas siswa 17 orang, (56,67%) termasuk dalam kategori "kurang", sedangkan 10 siswa (33,33%) berada dalam kisaran "sedang" dan hanya 3 siswa (10%) yang mencapai kategori "baik".
Downloads
Published
Versions
- 2026-02-09 (3)
- 2026-02-09 (2)

